PORTFOLIOS

sketsarumah.com
Studio Desain Rumah Online

rumah minimalis
gambar rumah | desain rumah
rumah adat tradisional
arsitektur rumah | layout rumah
denah rumah | design rumah
model rumah | contoh rumah
desain rumah minimalis
gambar design rumah
denah rumah minimalis
rumah indah | rumah modern
gambar rumah minimalis
PORTFOLIO klik gambar untuk lebih detail
rumah-minimalis-kanaka rumah-idaman desain-rumah-kelapa rumah-adat-tradisional desain-rumah-ibu-mawar desain-rumah-jelajah-kroya desain-rumah-jelajah-temanggung desain-rumah-dokter desain-rumah-purbalingga desain-rumah-surabaya desain-rumah-roziq desain-rumah-tatang desain-rumah-adidesain-rumah-kanaka90desain-rumah-darmantodesain-rumah-ngatonodesain-rumah-khoitsamahdesain-rumah-rofiidesain-rumah-ludidesain-rumah-pendem

Translate

Selasa, 23 Desember 2014

Desain Rumah Bapak Azinar Ismail, Surabaya (Revisi)

Tambahan / Perubahan Konsep Revisi Desain Renovasi Rumah Bapak Azinar Ismail, Surabaya

Berdasarkan data-data yang kami dapat di lapangan, data-data dari bapak Azinar Ismail dan analisa desain, berikut adalah Tambahan / Perubahan Konsep Revisi Desain Renovasi Rumah yang kami tetapkan :

1. Aspek Lingkungan

Yang di maksud aspek lingkungan adalah : pedoman/pijakan atau dasar dalam desain rumah sehingga adanya penyesuaian dalam berbagai segi terhadap lingkungan tapak dalam melokasikan bangunan rumah ini. Berdasarkan analisa yang sudah dilakukan, maka dapat diambil sebagai
dasar-dasar sebagai berikut :

Mengakomodasi bentuk desain rumah minimalis tanpa meninggalkan konsep rumah “Joglo” dari segi organisasi ruang saja..


2. Aspek Tapak

a. Orientasi Bangunan

Dalam menentukan desain rumah, orientasi bangunan ini berpijak pada pemikiran-pemikiran :

Menghindari orientasi bangunan ke arah matahari terbenam, yaitu ke arah Barat karena kurangnya sehat efek sinar matahari terbenam terhadap penghuni. Ini terlihat dengan sedikitnya bukaan-bukaan (jendela) ke arah Barat. Kalaupun ada bukaan-bukaan akan diantisipasi teritisan atap atau beton yang menjorok keluar seperti pada bentuk “box” balkon depan.

b. Pencapaian, Sirkulasi dan Zoning dalam Tapak.

Dasar-dasar desainnya adalah :

Pencapaian ke dalam rumah diubah menjadi 2 yaitu melalui teras depan dan pintu samping dari garasi. Hal ini dibuat dengan pertimbangan : menjaga privacy dan menjaga suasana keluarga dalam rumah tidak rusak karena adanya orang lalu lalang dalam rangka kegiatan service (pelayanan) rumah.


3. Aspek Bangunan

a. Bentuk Bangunan

Mengakomodasi bentuk rumah dengan gaya minimalis sesuai keinginan pemilik rumah.


b. Komposisi / Gubahan Massa

Memberikan keseimbangan Massa pada wajah (fasade) bangunan rumah dengan adanya massa ruang tangga sebagai “sclupture” pusat titik berat imajiner, dengan “box” balkon dan massa ruang Kamar Mandi depan sebagai 2 massa penyeimbang.
Membuat massa bangunan tingkat di area belakang, untuk menutupi pandangan tetangga belakang ke arah taman dalam rumah (sesuai arahan pemilik rumah)



c. Struktur, Konstruksi dan Bahan Bangunan.

Bahan Bangunan

Mengusulkan bahan lantai pada Ruang Duduk Lantai Atas memakai Pelupuh Bambu atau     bahan tradisional lainnya dengan alasan penghematan biaya dan memberi kesan suasana     “hangat rumahan” pada ruang tersebut.


4. Aspek Ruang

Ruang Dalam

Dasar-dasar desain ruang dalam rumah :

Menjadikan Taman Dalam dan Kolam menjadi Pusat Orientasi seluruh Ruang-Ruang pada Zona Private dalam rumah.

Menambah Elemen Kolam pada Taman Dalam dan Air Terjun Buatan (dengan memanfaatkan drainase air hujan ketika musim hujan atau merotasi air kolam ketika musim kemarau) untuk mendinginkan iklim lokal rumah. Dengan demikian dapat mengantisipasi iklim tropis kota Surabaya yang cukup panas, ditambah pepohonan dan rumput pada Taman Dalam dan Taman Depan.

Ruang Tangga sengaja kami letakkan di depan, dikarenakan kegiatan turun naik antara kedua lantai rumah adalah kegiatan yang dinamis dan cukup aktif. Untuk itu agar supaya tidak membosankan dan tidak cukup melelahkan, maka diberikan suatu “view” menarik yaitu ke depan melalui jendela dari bawah sampai atas. Pergerakan orang ke atas dan ke bawah juga suatu potensi yang bisa dimanfaatkan sebagai cara “menikmati” pemandangan suatu “vista” dari permukaan tanah sampai langit yang hal ini tidak bisa dinikmati pada jendela rumah biasa dengan ketinggian yang terbatas. Di samping itu massa ruang tangga akan menjadi “vocal point” dari wajah (fasade) rumah.

Adanya Void, yaitu lubang tepat diatas tengah Ruang Makan. Void ini berfungsi menjadi media penghubung komunikasi secara fisik yaitu ; suara dan pandangan antar anggota keluarga di lantai bawah dan lantai atas. Dan, juga sebagai media penghubung komunikasi secara psikis antar anggota keluarga sehingga timbul rasa kesatuan dan terhindarnya rasa terpisah secara kejiwaan dalam keluarga.


5. Hal-hal Khusus

Ada beberapa hal khusus yang ingin kami sampaikan di sini, antara lain :

Desain Carport akan kami detailkan dalam tahap gambar-gambar detail dengan menambah elemen-elemen penghalang besi hollow pada sisi-sisi dindingnya agar terjaganya keamanan pada kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2.


                                                           - Selesai -

Suka dengan posting-posting 'buah eksplorasi' saya ? Hmm... lalu apa yang menghalangi Anda untuk mendapatkannya melalui email Anda? Ayo ! masukkan alamat email Anda :





Delivered by FeedBurner

Manusia Kaya Hati tidak mau merendahkan dirinya dengan Copy Paste. Silahkan menggunakan tulisan dalam sketsarumah.com sebagai referensi atau daftar pustaka asalkan mencantumkan link kami :  http://www.sketsarumah.com


Silahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Marilah menghidupkan kekayaan hati.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

RUMAH JELAJAH 2

DESAIN RUMAH CIKARANG

DESAIN Rumah Purbalingga

DESAIN RUMAH KENANGAN, JAKARTA

DESAIN RUMAH PUTIH, JOGJA